PINUPAZOYUN.COM – Lirik lagu Sesi Potret Enau ft. Ari Lesmana menjadi sorotan penikmat musik Indonesia di awal 2026.
Lagu ini menceritakan kisah seorang perantau yang terlambat pulang dan harus menerima kenyataan pahit kehilangan orang tercinta.
Melalui lirik sederhana namun menyentuh, lagu ini mengajak pendengar untuk menghargai waktu bersama keluarga sebelum semuanya terlambat.
Lagu Sesi Potret merupakan hasil kolaborasi Enau (Putra Permana) bersama kakaknya, Ari Lesmana, vokalis band Fourtwnty.
Karya ini digarap pada akhir 2025 dan resmi dirilis pada awal 2026.
Lirik Lagu Sesi Potret – Enau ft. Ari Lesmana
Tahun lalu berjuta alasanku
Maaf tak bisa pulang, penghasilanku pas-pasan
Kali ini sudah lumayan
Berkat doamu diijabah Sang Maha Kaya
Dan tahun ini, ku bisa pulang
Oleh-oleh sudah di tangan
Tapi anehnya, bukan kau yang menyambutku
Oh ternyata, kau yang lebih dulu pulang
Ku bertamu ke rumah barumu
Tak ada kamu
Hanya papan dan namamu
Mana ocehan, wewangian khasmu
Jarak ini terlalu jauh
Kalau rindu aku tak mampu
Soal ikhlas ternyata aku masih amatir
Gengsi menyelimutiku, manusia ini kehilanganmu
Sesi potret yang selalu ku benci
Aneh rasanya kau tak di sini
Susunan barisannya tak sama lagi
Ooh… satu… dua… tiga…
Ini nyata, kau telah pergi
Ku bertamu ke rumah barumu
Tak ada kamu
Hanya papan dan namamu
Mana ocehan, wewangian khasmu
Jarak ini terlalu jauh
Kalau rindu aku tak mampu
Sesal hatiku tak sempat temani kamu
Harusnya ku bisikkan kata ajaib ke telingamu
Soal ikhlas ternyata aku masih amatir
Masih sangat amatir
Gengsi menyelimutiku
Manusia ini kehilanganmu
Kehilanganmu
Makna Lagu Sesi Potret
Makna lagu Sesi Potret menggambarkan perasaan duka, penyesalan, dan kerinduan yang datang setelah kehilangan.
Frasa “rumah baru” dalam lagu ini menjadi simbol makam, sementara “papan dan namamu” merujuk pada nisan sebagai tanda kepergian seseorang untuk selamanya.
Sementara itu, “sesi potret” menggambarkan momen foto keluarga yang dulu terasa biasa saja, tetapi kini menjadi menyakitkan karena satu sosok penting sudah tidak ada.
Lagu ini menunjukkan bahwa kehilangan sering kali baru benar-benar terasa ketika semuanya sudah terlambat.
Pesan Moral Lagu Sesi Potret
Lagu ini menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya meluangkan waktu untuk orang-orang terdekat.
Kesibukan, jarak, dan gengsi kerap menjadi alasan menunda kepulangan. Padahal, waktu bersama keluarga tidak bisa diulang.
Kalimat “soal ikhlas ternyata aku masih amatir” menjadi pengakuan jujur bahwa menerima kehilangan bukanlah hal yang mudah, bahkan bagi mereka yang merasa telah siap.
Lagu ini mengajak pendengar untuk pulang, menyapa, dan hadir sepenuhnya bersama keluarga selagi masih ada kesempatan.