PINUPAZOYUN.COM – Harga tabung Whip Pink belakangan ramai dicari publik seiring viralnya produk ini di media sosial.
Banyak warganet penasaran, Whip Pink sebenarnya digunakan untuk apa, mengapa harganya cukup mahal, dan kenapa Badan Narkotika Nasional (BNN) sampai ikut mengeluarkan peringatan.
Popularitasnya meningkat bukan hanya karena fungsi dapur, melainkan juga akibat isu penyalahgunaan gas yang dinilai berisiko terhadap kesehatan.
Apa Itu Tabung Whip Pink dan Digunakan untuk Apa?
Whip Pink merupakan whipped cream charger, yakni tabung berisi gas N2O yang berfungsi sebagai pendorong krim agar mengembang dan memiliki tekstur lembut.
Produk ini banyak dipakai di kafe, restoran, hingga dapur rumahan untuk membuat topping dessert dan minuman.
Secara tampilan, Whip Pink mudah dikenali lewat warna tabung pink mencolok.
Produk ini dipasarkan sebagai perlengkapan kuliner dan dijual bebas melalui e-commerce maupun toko perlengkapan dapur.
Harga Tabung Whip Pink di Pasaran
Soal harga, tabung Whip Pink memang tergolong tidak murah. Berdasarkan informasi dari situs resmi dan toko daring, harga Whip Pink bervariasi tergantung ukuran dan wilayah distribusi.
Berikut kisaran harga tabung Whip Pink yang beredar :
- Ukuran 640 gram: mulai Rp650.000
- Ukuran 950 gram: sekitar Rp900.000
- Ukuran 1.320 gram: sekitar Rp1.280.000
- Ukuran 2.050 gram: bisa mencapai Rp1.900.000
Perbedaan harga juga dipengaruhi lokasi penjualan, seperti wilayah Jakarta atau Bali.
Mengapa Whip Pink Jadi Viral?
Perbincangan soal Whip Pink viral setelah muncul unggahan warganet yang menyoroti potensi penyalahgunaan gas N2O.
Meski legal dan digunakan di dapur, gas ini dikenal luas sebagai “gas tertawa” karena dapat menimbulkan efek euforia jika dihirup langsung.
Nitrous oxide sebenarnya bukan zat asing. Di bidang medis, gas ini digunakan sebagai anestesi ringan atau pereda nyeri dengan pengawasan ketat tenaga kesehatan.
Di sektor otomotif, N2O dikenal sebagai NOS untuk meningkatkan performa mesin.
Masalah muncul ketika gas ini dihirup secara langsung tanpa oksigen pendamping dan tanpa pengawasan.
Efek Samping dan Bahaya Jika Disalahgunakan
BNN menegaskan bahwa penyalahgunaan gas N2O sangat berbahaya. Menghirup gas ini secara langsung dapat menyebabkan hipoksia, yaitu kondisi kekurangan oksigen yang bisa membuat pingsan hingga berujung kematian mendadak.
Dalam penggunaan berulang atau jangka panjang, N2O juga berisiko menyebabkan:
- gangguan saraf
- mati rasa dan kesemutan
- kerusakan sumsum tulang belakang
- hingga gagal napas dan henti jantung.
Jangan tertarik dan tergoda untuk mencoba hal yang berbahaya karena tren sesaat.