Fenomena Gerhana Bulan 3 Maret di Indonesia, Berlangsung Lebih dari 5 Jam

PINUPAZOYUN.COM – Gerhana bulan 3 Maret di Indonesia dipastikan dapat Anda amati langsung dari seluruh wilayah Tanah Air, selama kondisi cuaca mendukung.

Fenomena gerhana bulan total ini akan berlangsung pada Selasa, 3 Maret 2026, dengan puncak terjadi pada pukul 18.34.52 WIB.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), rangkaian gerhana dimulai sejak sore hari.

Fase gerhana penumbra terjadi pukul 15.44 WIB, kemudian berlanjut ke gerhana sebagian pada 16.50 WIB.

Bulan mulai memasuki fase total pada pukul 18.04 WIB. Pada fase inilah Bulan akan tampak berwarna merah tembaga.

Puncak gerhana berlangsung pukul 18.34 WIB sebelum fase total berakhir pada 19.02 WIB.

Setelah itu, gerhana kembali ke fase sebagian hingga pukul 20.17 WIB dan seluruh rangkaian peristiwa selesai sekitar pukul 21.22 WIB.

Warna kemerahan yang terlihat saat fase total terjadi karena cahaya Matahari yang melewati atmosfer Bumi tetap mencapai permukaan Bulan meskipun berada dalam bayangan Bumi. Fenomena ini kerap disebut sebagai “Blood Moon”.

Gerhana bulan total dapat Anda saksikan tanpa alat bantu khusus. Cukup cari lokasi dengan pandangan langit terbuka dan minim gangguan cahaya.

Namun, cuaca tetap menjadi faktor utama yang menentukan apakah gerhana dapat terlihat dengan jelas.

Selain Indonesia, fenomena ini juga dapat diamati di wilayah Amerika, Australia, serta sebagian besar kawasan Asia.

Sepanjang 2026, akan terjadi empat peristiwa gerhana, terdiri atas dua gerhana Matahari dan dua gerhana Bulan.

Gerhana bulan total pada 3 Maret menjadi salah satu momen astronomi yang patut Anda nantikan pada awal tahun ini.

Leave a Comment