PINUPAZOYUN.COM – Harga emas dunia turun pada perdagangan pagi ini, Kamis (15/1/2026).
Penurunan terjadi setelah harga emas sempat naik tinggi dan mencetak rekor dalam beberapa hari terakhir.
Banyak investor memilih menjual emas untuk mengambil keuntungan, sementara kondisi geopolitik dunia dinilai mulai lebih santai.
Berdasarkan data pasar, harga emas spot turun sekitar 0,8% ke level US$ 4.584 per ons troi pada pukul 10.22 WIB.
Sebelumnya harga emas sempat mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di kisaran US$ 4.642 per ons troi.
Sementara itu emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Februari 2026 juga ikut melemah sekitar 1%, diperdagangkan di level US$ 4.587 per ons troi.
Salah satu faktor yang membuat harga emas turun hari ini adalah pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang dinilai mereda terkait konflik Iran.
Analis menilai penurunan harga emas saat ini masih wajar, mengingat harga emas sebelumnya naik cukup meningkat.
“Harga emas memang turun tipis karena pasar merespons pernyataan Trump soal Iran. Namun, secara umum tren kenaikan emas belum sepenuhnya berakhir,” ujar Kepala Strategi Makro Global Tastylive, Ilya Spivak.
Saat ini pasar masih memperkirakan dua kali penurunan suku bunga oleh The Fed sepanjang tahun 2026.
Suku bunga yang lebih rendah biasanya mendukung harga emas, meskipun dalam jangka pendek pergerakannya masih bisa naik dan turun.
Selain emas, harga perak dan platinum juga ikut turun. Harga perak melemah lebih dari 5% ke kisaran US$ 87 per ons troi, sedangkan harga platinum turun sekitar 4% ke level US$ 2.280 per ons troi.
Ke depannya pergerakan harga emas dunia masih akan dipengaruhi oleh data ekonomi global dan perkembangan situasi politik internasional.